Hakekat Teknologi Informasi dan Komunikasi

Nama: Ekky Nurfadilah 
NPM : 18210016
Prodi: PAI A-4

A.    Pengertian Teknologi Informasi
Istilah teknologi Informasi (Information Technology) mulai populer diakhir dekade 70-an. Pada masa sebelumnya istilah teknologi informasi dikenal dengan teknologi komputer atau pengolahan data elektronik atau EDP (elektronik data processing). Menurut kamus Oxford (1995), teknologi informasi adalah studi atau penggunaan peralatan elektronika, terutama komputer untuk menyimpan, menganalisis dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata-kata, bilangan, dan gambar. [1]
Pengertian teknologi informasi yang diajukan oleh para ahli, seperti berikut ini :
1.      Everett MR (1986) mengatakan bahwa teknologi informasi merupakan perangkat keras yang bersifat organisatoris dan meneruskan nilai-nilai sosial dengan siapa individu atau banyak orang (umum) mengumpulkan, memproses dan saling mempertukarkan informasi dengan individu atau khalayak lain.
2.      Lucas (2000) menyatakan bahwa teknologi informasi adalah segala bentuk teknologi yang diterapkan (digunakan) untuk memperoses dan mengirimkan informasi dalam bentuk elektronis, micro komputer, komputer mainframe, pembaca barcode, perangkat lunak, pemproses transaksi, perangkat lunak lembar kerja (worksheet) dan peralatan komunikasi dan jaringan. Sedangkan,
3.      Wawan Wardiana (2000) mengemukakan bahwa teknologi informasi adalah teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, memanipulasi data berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas.
4.      Mc. Leod (Susanto, 2002) mengemukakan bahwa suatu informasi yang berkualitas harus memiliki ciri-ciri sebagai berikut. a. Akurat, artinya informasi mencerminkan keadaan yang sebenarnya. Pengujian terhadap hal ini biasanya dilakukan melalui pengujian yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang berbeda-beda dan apabila hasil pengujian tersebut menghasilkan hasil yang sama, maka dianggap data tersebut akurat. b. Tepat waktu artinya informasi itu harus tersedia atau ada pada saat informasi tersebut diperlukan, tidak besok atau tidak beberapa jam lagi. c. Relevan artinya informasi yang diberikan harus sesuai dengan yang dibutuhkan. Kalau kebutuhan informasi ini untuk suatu organisasi maka informasi tersebut harus sesuai dengan kebutuhan informasi diberbagai tingkatan dan bagian yang ada dalam organisasi tersebut.
Dari pendapat-pendapat yang diajukan oleh para ahli di atas (ingat masih banyak pendapat lain) dapat diambil kesimpulan bahwa teknologi informasi adalah sebuah alat atau teknologi yang digunakan untuk memperoleh berita (informasi).
Kesimpulan pengertian ini tak lepas arti teknologi dan informasi dalam kamus bahasa Indonesia. Jika teknologi yang dimaksud menggunakan alat elektronis yang dapat berupa komputer, maka sangat jelas teknologi informasi dapat didefinisikan sebagai sebuah proses pengolahan data berupa informasi dengan menggunakan perangkat komputer yang berfungsi memproses termasuk menyimpan dan menghasilkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya.
Pemrosesan data (informasi) dengan melalui perangkat komputer akan berkaitan dengan perangkat lunak dan perangkat keras, dari dua hal inilah proses berangsung. Di mana perangkat keras menyangkut dengan alat-alat fisik, sedangkan perangkat lunak berupa aplikasi yang dimiliki komputer yang bertujuan untuk mengatur perangkat keras dalam bekerja.
Dari uraian tentang informasi ada tiga hal penting yang harus diperhatikan, di antaranya :
a. Informasi merupakan hasil pengolahan data
b. Memberikan makna
c. Berguna atau bermanfaat.[2]
B.     Pengertian Teknologi Komunikasi
Teknologi Komunikasi adalah peralatan perangkat keras (hardware) dalam sebuah struktur organisasi yang mengandung nilai-nilai sosial yang memungkinkan setiap individu mengumpulkan, memproses dan saling tukar menukar informasi dengan individu-individu lain.[3]
Pengertian informasi disimpulkan sebagai sebuah proses pengolahan data berupa data (informasi) dengan menggunakan perangkat komputer atau alat elektronik lain yang berfungsi memproses termasuk menyimpan dan menghasilkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya. Sebagai satu satuan yang membentuk kata teknologi informasi dan komunikasi (TIK) Jika komunikasi seperti dalam kamus bahasa Indonesia diartikan sebagai pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami, jika arti komunikasi dikaitkan dengan teknologi maka penekanan kata teknologi komunikasi lebih tertuju kepada kata “media”.
Sehingga teknologi komunikasi didefinisikan sebagai alat (media) yang digunakan untuk melakukan penyampaian informasi kepada orang lain dengan efektif dan efisien. Lebih jelasnya media yang dimaksud dapat berupa komputer, teleconferencing, video, animasi, multimedia interaktif, jaringan internet, dll.
Keterkaitan antara Teknologi Informasi dan Komunikasi yaitu kedua definisi tersebut memiliki keterkaitan. Teknologi informasi lebih menekankan pada proses pengolahan data (informasi), yang dapat berupa masukan data (melalui perangkat keras), menyimpan (dalam CPU) dan menampilan data (print out) dengan menggunakan perangkat elektronik seperti komputer. Sedangkan teknologi komunikasi lebih menekankan pada penggunaan media (seperti komputer) dalam menyampaikan informasi, tentunya dengan mengkomunikasi informasi tersebut secara efektif dan efisien.[4]
C.    Karakteristik ICT (Information and Communication Technologies)
Teknologi Informasi dan Komunikasi/TIK (Information and Communication Technologies / ICT) adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya.
1.      Konsep Dasar ICT
Dalam materi pembekalan Dasar Teknologi Informasi dan Komunikasi  ada 3 (tiga) konsep yang harus dipahami dengan benar sehingga dalam prakteknya tidak terjadi kekeliruan. Ketiga konsep tersebut adalah sebagai berikut:
a.      Konsep Teknologi
Dalam konsep teknologi ini ada 3 bentuk yang bisa dipahami, yaitu :
1)       Teknologi sebagai Ide, yaitu teknologi yang ada dalam pikiran dalam bentuk ide-ide ketika memikirkan, merasakan akan melakukan sesuatu.
2)       Teknologi sebagai Proses Rancang Bangun, yaitu teknologi yang terlihat ketika kita melakukan atau mengerjakan sesuatu proses yang dipikirkan sebelumnya.
3)       Teknologi sebagai Produk Rancang Bangun, yaitu teknologi sebagai hasil dari proses pengerjaan sesuatu, bisanya dalam bentuk alat, benda-benda tertentu, prosedur-prosedur terntentu, atau biasanya dikelompokan menjadi perangkat keras dan perangkat lunak.
b.      Konsep Informasi.
Informasi adalah sekumpulan atau serangkaian data yang telah mengalami pengolahan dan memiliki arti serta siap untuk dipakai, misalnya untuk pengambilan keputusan atau untuk menjelaskan sesuatu kepada orang lain.
c.       Konsep Komunikasi
Komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari sumber pesan ke penerima pesan, baik yang dilakukan oleh satu orang, atau antara satu seseorang dengan orang lain dengan menggunakan media atau tanpa menggunakan media.
2.      Karakteristik ICT
a.       Mampu menyediakan informasi
b.      User Friendly,  di - design dengan tepat untuk mempermudah akses informasi bagi pengguna.
c.       Handal
d.      Siklus inovasi yang cepat
e.       Mempunyai waktu respon yang minimal
f.        Teknologinya beragam dan sudah stabil
g.      Desentralisasi / Individualisme; penggunaan teknologi ini cenderung mengarahkan masyarakat menjadi individualis, karena kemudahan yang ditawarkan[5]
D.    Berbagai Aplikasi ICT dalam Konteks Pendidikan
Teknologi Informasi Komputer ini mencakup tentang teknologi yang berhubungan dengan informasi dan teknologi yang berhubungan dengan komunikasi. Teknologi yang mencakup informasi merupakan proses pengelolaan informasi melalui alat bantu dan sistem manipulasinya. Sedangkan bila teknologi dikaitkan dengan teknologi komunikasi maka hal ini berhubungan dengan proses dan transfer data dengan alat batu tertentu.
Dari pengertian diatas tentu saja antara teknologi informasi dan teknologi komunikasi sangat erat kaitannya satu sama lain. Kedua teknologi ini sangat penting untuk proses perkembangan dunia bahkan tanpa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi suatu negara akan jauh tertinggal dari negara lainnya. Teknologi informasi dan komunikasi merupakan dasar utama untuk pengembangan beberapa struktur organisasi. Banyak hal yang telah diciptakan dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi. Dari hal tersebut bisa menjadi pertimbangan untuk kemajuan bidang industri, pendidikan, kesehatan, operasional negara dan beberapa penelitan ilmiah. Seolah tidak ingin ketinggalan dengan negara lainnya, di dalam negeri pun anak-anak bangsa telah menciptakan berbagai penemuan yang menakjubkan untuk perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. 
Teknologi informasi dan komunikasi telah diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan bahkan semua bidang telah menggunakan teknologi untuk menciptakan produk dan tatanan yang berbeda.
Bila negara ingin maju tentu yang pertama diperhatikan adalah bagaimana perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang ada. Kemudian dari TIK tersebut bagi diterapkan pada berbagai bidang dan SDM yang ada. Termasuk penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam bidang pendidikan, pendidikan semakin berkembang dan semakin canggih dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi. Semakin canggih teknologi yang dimiliki maka semakin bagus pula pendidikan yang diterapkan pada peserta didik dan orang awam. Saat ini untuk mengembangkan pendidikan dapat ditempuh dengan berbagai cara seperti melalui internet, video maupun audio. Komunikasi yang dilakukan melalui internet dirasa lebih efektif dan efisien untuk pengembangan pendidikan sehingga proses pembelajaran semakin efisien.[6]
Dalam satu dekade ini sistem pendidikan di Indonesia mengalami kemajuan yang pesat. Berbagai metode baru telah diperkenalkan dan diterapkan agar pelajaran yang disampaikan oleh guru menjadi lebih berkesan dam bermakna bagi siswanya. Terlebih lagi akhir akhir ini perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sangatlah pesat. Sebenarnya Indonesia masih berada pada level ”applying” atau dengan kata lain masih dalam tahap “Learning to Use ICT”. Setiap bangsa pasti melewati tahap “learning” sebelum menjadi sebuah bangsa yang mahir dalam ICT.
Dalam sebuah sistem pengajaran tradisional pengajaran adalah sebuah kegiatan “transfer” ilmu dari guru ke siswa. Dalam pengajaran tradisional ini, guru hanya berperan sebagai penyalur ilmu sementara murid hanya perlu duduk, mendengarkan (jika mau), dan mencatat (jika mau) hal hal yang diperlukan (jika perlu). Pengajaran semacam ini akan mengakibatkan kebosanan yang bagi para murid dan akan berlanjut pada menurunnya minat siswa pada pelajaran tersebut yang akan berujung kepada anggapan siswa bahwa pelajaran itu sulit dipelajari.
Hal lain yang muncul pada sistem pengajaran tradisional adalah pada sistem ini media yang digunakan adalah buku teks yang mahal harganya, agak kurang interaktif, berat membawanya, dan mempercepat global warming (buku dari kertas, kertas dari pohon).
Karena kita berada dan hidup di jaman yang serba moderen ini kita patut bersyukur bahwa sistem pengajaran yang tradisional itu sudah mulai di tinggalkan dan digantikan dengan pembelajaran yang berbasis ICT.
Adapun peranan peranan ICT di bidang pendidikan adalah:
1.      ICT sebagai gudang ilmu pengetahuan
2.      ICT sebagai alat bantu pembelajaran
3.      ICT sebagai fasilitas pembelajaran
Dari peranan peranan yang telah saya sebutkan di atas, maka bisa kita terapkan sebagai sebuah contoh konkret dalam dunia pendidikan. Berikut ini adalah penerapan ICT di bidang pendidikan:
1.      Proses Penerimaan
a.       Penerapan ICT untuk pendaftaran siswa
b.      penerapan ICT dalam proses seleksi siswa
c.       penerapan ICT untuk pengumuman siswa yang diterima
d.      penerapan ICT untuk proses pendaftaran
2.      Proses Belajar Mengajar
a.       e-Learning
b.      Multimedia
c.       e-Library, e-Books, e-Journal, etc.
d.      Virtual Laboratory
3.      Proses Penelitian
a.       penerapan ICT untuk pencarian data dan informasi penelitian
b.      penerapan ICT untuk pengolahan data dan informasi penelitian
c.       penerapan ICT unutk penyebarluasan hasil penelitian
4.      Proses Berorganisasi dan Beraktifitas
a.       Intitution Messaging System
b.      On line Scheduling
c.       Internet Radio
d.      Internet TV
5.      Proses Administrasi
a.       Office Automation System
b.      TPS, DSS, ESS, etc.
c.       Enterprise Resources Planning System
d.      Business Intelligence System
Pemerintah indonesia juga telah mendukung gerakan penerapan ICT dalam pendidikan, dengan mengeluarkan program e-book yang dapat di akses melalui bse.depdiknas.go.id e-book ini juga telah di kemas dalam bentuk DVD yang bisa digunakan secara offline. Selain itu pemerintah juga telah mendirikan stasiun TV edukasi yang telah diresmikan pada tahun 2004 lalu.
Dan pada akhirnya tidak dapat dipungkiri bahwa kehariran ICT dalam dunia pendidikan membawa angin segar kepada pendidik dan siswa. Dan pada saat ini peranan ICT bagi dunia pendidikan menurut saya sangat vital. Saya berharap peranan ICT di dunia pendidikan bisa di tingkatkan lagi, sehingga ICT dapat dijadikan pilar utama dalam dunia pendidikan dan dapat dirasakan manfaatnya bagi orang banyak.[7]

Komentar